Berita  

BRI Gandeng Pemprov Malut, Sulap HUT ke-27 Jadi Momen Kebangkitan Nelayan dan Layanan Kesehatan Pelosok

SOFIFI, maluttv.com – Momen Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Maluku Utara ke-27 menjadi tonggak sejarah baru bagi percepatan ekonomi kerakyatan di wilayah berbasis kepulauan ini. Berkomitmen kuat mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 16 Manado bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan rangkaian bantuan strategis bernilai besar.
Aksi nyata yang menggabungkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli serta penguatan ekosistem Kredit Usaha Rakyat (KUR) tersebut diserahkan langsung oleh Regional CEO (RCEO) BRI RO 16 Manado, Elizabeth Primasari, kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Sofifi.

Langkah taktis ini dirancang matang menyasar sektor paling vital di Maluku Utara: produktivitas maritim dan ketahanan layanan medis di wilayah terpencil.
Dongkrak Produktivitas Nelayan Lewat Ratusan Mesin Kapal.

Dalam kolaborasi ini, sektor kelautan mendapatkan porsi perhatian yang sangat besar guna memodernisasi armada nelayan tradisional. Tidak tanggung-tanggung, BRI mengucurkan bantuan berupa 32 unit mesin kapal nelayan siap pakai melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara.
Bantuan hibah ini difungsikan agar daya jelajah operasional tangkap nelayan lokal menjadi lebih jauh, optimal, dan aman.
Tak berhenti di situ, sinergi yang lebih masif diwujudkan lewat integrasi pembiayaan usaha.

Pemprov Malut bersama BRI menyepakati komitmen penyerahan simbolis 430 unit mesin kapal khusus untuk nelayan penerima KUR BRI. Skema kerja samanya terbilang cerdas: Pemprov memfasilitasi mesin kapalnya, sedangkan akses permodalan KUR BRI disalurkan untuk membiayakan pengadaan bodi atau lambung kapal.
Pola integrasi alat produksi dan perbankan ini dinilai menjadi solusi konkret agar UMKM sektor bahari bisa langsung tancap gas tanpa terbebani modal awal yang mencekik.
Perluas Akses Kesehatan Darurat hingga Halmahera Timur.

Selain menggenjot roda ekonomi pesisir, pilar sosial-kesehatan juga menjadi fokus utama BRI Peduli dalam momen perayaan daerah ini. Memahami tantangan geografis Maluku Utara, BRI menyerahkan bantuan operasional berupa 1 unit mobil ambulans dan 1 unit mobil jenazah yang dialokasikan khusus untuk Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

Kehadiran armada medis darurat ini diharapkan mampu memangkas waktu penanganan medis darurat dan mempermudah mobilitas pasien di wilayah-wilayah pelosok.

Komitmen Agent of Development untuk Pesisir Malut Regional CEO BRI RO 16 Manado, Elizabeth Primasari, menegaskan bahwa peran BUMN hari ini tidak lagi sekadar menjadi lembaga keuangan formal, melainkan harus hadir sebagai value creator sekaligus agent of development yang tumbuh beriringan dengan peradaban masyarakat sekitar.

“Kami berkomitmen penuh menciptakan ekosistem UMKM sektor perikanan yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Dengan mengombinasikan akses permodalan KUR dan bantuan alat produksi seperti ini, kita semua berharap para nelayan tradisional tidak hanya meningkat kapasitas produksinya secara musiman, melainkan benar-benar mampu naik kelas secara ekonomi jangka panjang,” ungkap Elizabeth optimistis.

Gayung bersambut, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas gerak cepat dan komitmen tanpa putus dari Bank BRI untuk pembangunan Maluku Utara.
Melalui penyaluran bantuan TJSL dan penguatan permodalan KUR perikanan ini, BRI membuktikan komitmennya agar seluruh lapisan masyarakat—mulai dari nelayan yang berada di batas laut terdalam hingga warga pelosok yang membutuhkan penanganan medis darurat—dapat langsung merasakan dampak positif kehadiran negara dan perbankan secara nyata. (vit/mtv)

Penulis: VhytaEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *