Berita  

Tidak Disertakan dalam Panggung Peresmian Proyek Hilirisasi, Prabowo Ingatkan Sherly: Pemilu Masih Lama.

HALTENG, maluttv.com – Peluncuran 11 proyek hilirisasi dengan nilai Rp. 180 triliun dan ekspor perdana baterai kendaraan listrik di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Halmahera Tengah, Kamis (08/10) kemarin, diwarnai kelakar politik Presiden Prabowo Subianto kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

 

Suasana peresmian mega proyek melahirkan riuh dan tawa ketika Presiden menyebut nama Sherly di atas panggung dan disambut aplaus meriah dari peserta undangan. “Gubernur Maluku Utara, Saudari Sherly Tjoanda..” ujar Prabowo dari atas podium.

Dengan senyuman khasnya, Sherly yang berada di deretan meja undangan lalu berdiri dan memberi hormat balasan kepada Presiden.

Melihat respon hadirin kepada Sherly cukup ramai, ucapan spontan yang kaya makna pun keluar dari mulut Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

“Kok tepuk tanggannya paling keras, Pemilu masih lama,” tegas Prabowo disambut tawa para tamu kenegaraan.

Sentilan politik yang disampaikan Sang Jenderal ke Sherly dari atas podium kenegaraan bukanlah ucapan biasa yang tidak bermakna. Sebagai pemimpin negara berlatarbelakang militer, tentunya Prabowo dengan jelas mengetahui sepak terjang dan orientasi kepala daerah di masing-masing wilayah tugasnya. Kepala daerah mana yang sibuk konten pencitraan dan pemimpin mana yang berkinerja baik, tulus serta komitmen merealisasikan program Asta Cita Prabowo.

Acara kenegaraan tiba-tiba bergeser kenarasi politik. Pernyataan Prabowo tidaklah berdiri sendiri. Ada asap pasti ada apinya. Apakah pameo usang itu bertalian dengan isu politik nasional? Ini karena, big bos Bela Hotel Ternate digadang-gadang bakal menjadi Cawapres bersama Gubernur Jawa Barat, Kang Dedy Mulyadi di Pemilu Presiden tahun 2029 mendatang?

Dalam survey, nama Sherly memang tercatat dalam bursa 10 besar sebagai figur daerah yang memiliki popularitas tinggi di kanca politik nasional.

Peresmian mega proyek oleh Presiden RI di IWIP Halteng, tidak seperti biasanya. Etisnya, Sherly sebagai tuan rumah, pemimpin wilayah Maluku Utara harus disertakan dalam panggung peluncuran berdiri mendampingi Prabowo. Namun, suasananya nampak kontras. Sherly justru duduk diam dan menyaksikan puncak peresmian dari bangku tamu undangan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait soal alasan ketidakterlibatannya Sherly di atas panggung utama. Apalagi dikaitkan dengan isu manuver Sherly ke kanca politik Pilpres 2029 menjadi penyebab dia tidak berdiri bersama jajaran menteri dan investor di areal eksklusif. (tim/mtv)

Penulis: SawaludinEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *