Berita  

Aktifkan Kembali Olahraga Tradisional, Rizal Marsaoly Respon Baik Festival KORMI Malut

Foto : Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly

TERNATE, maluttv.com – Sekretaris Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, SE.,MM menerima kunjungan pengurus inti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku Utara di bawah komando Ir. Saifuddin Djuba, M.Si di ruang kerjanya, Kantor Walikota Ternate, Rabu (03/6).

Kehadiran Bung UJ, sapaan akrab Saifuddin Djuba bersama petinggi KORMI Malut, diantaranya Mulyadi Wowor, Ahmad S. Kamis dan Sawaludin Damopolii dalam rangka kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat KORMI Maluku Utara tahun 2026.

Selain memaparkan program KORMI, Saifuddin juga meminta kesediaan Kota Ternate menjadi tuan rumah pada Festival KORMI Malut yang melibatkan seluruh Induk Olahraga (Inorga) yang bernaung di KORMI Kabupaten/Kota nanti. “Dalam kesempatan ini, kami pengurus KORMI Maluku Utara berharap Kota Ternate menjadi tuan rumah Festival Olahraga KORMI tahun 2026,” ungkap Mantan Kadispora Provinsi Maluku Utara.

Rencana KORMI Malut menggelar pesta olahraga tradisional dan rekreasi berpusat di kota rempah, direspon baik orang ketiga di jajaran pemerintahan kota Ternate. Bagi RM76, sebagai daerah inklusif, Pemkot mendukung dan siap berkolaborasi dengan KORMI Malut untuk menyukseskan festival olahraga daerah tahun ini.

“Pada prinsipnya pemerintah kota Ternate sangat senang dan mendukung penuh atas rencana teman-teman KORMI Malut menggelar Festival Olahraga rekreasi dan Tradisional berpusat di Kota Ternate,” ujar birokrat muda visioner.

Selain memperpanjang areal Care Free Day (CFD) hingga taman I Love Ternate, Sekot Rizal Marsaoly melalui KORMI berencana mengaktifkan kembali sejumlah permainan dan olahraga tradisional era timba woka diantaranya, kanon, boi tampurung, karece, cenge-cenge, lompat tali, kelereng, sem (hadangan) dan terompa panjang.

Kearifan lokal dan pelestarian kegiatan tempo dulu dinilai penting untuk menyeimbangi pergeseran mindset dan prilaku masyarakat terutama anak-anak di tengah kemajuan teknologi komunikasi. Dalam areal CFD, Pemkot bakal menyiapkan titik fokus KORMI untuk digunakan sebagai media permainan dan olahraga tradisional.

“Keadaan ini, kita bikin romantis. semacam ajang nostalgia. Kami berharap anak-anak tidak ketergantungan lagi dengan handphone. Jika melarangnya, maka harus kita siapkan kesibukan alternatifnya,” kata Rizal.

Baik Rizal maupun KORMI Malut memiliki kesamaan perspektif. Sebagai mitra pemerintah, UJ dan kawan-kawan berkomitmen untuk mengaplikasikan program utama KORMI, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, bugar dan riang gembira tanpa membatasi kalangan usia melalui senam massal, jalan sehat dan kampanye pola hidup sehat.

Festival olahraga tradisional KORMI ini juga dalam rangka ruang seleksi penggiat olahraga potensial di berbagai Inorga untuk mengikuti iven nasional FORNAS IX di Palu, Sulteng tahun 2027 mendatang. Setelah sukses mengharumkan nama daerah di FORNAS VIII tahun 2025 Lombok, NTB, KORMI Malut siap dan optimis meraih medali emas di pesta olahraga nasional di Kota Palu nanti.(wal/mtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *