HALUT, maluttv.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara menargetkan Pendapatan Daerah (PD) sebesar Rp. 1.080.864.003.924,03 (satu triliun delapan puluh miliar rupiah) yang terdiri dari : Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 232.045.021.770,03, Pendapatan Transfer Rp.838.254.182.154,00 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.10.564.800.000,00.
Sedangkan belanja daerah diproyeksikan Rp.1.080.864.003.924,03. Sementara pada pos pembiayaan, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan masing-masing diploting Rp.8.037.705.913,03 sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) nol rupiah.
Rencana anggaran Pemerintah Daerah Halmahera Utara itu sendiri tertera pada dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Pemda Halut Tahun 2027 yang diajukan Bupati Piet Hein Babua di Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Halmahera Utara di Gedung DPRD, Kecamatan Tobelo, Senin (03/8).
Bupati Halut dalam nota pengantarnya menegaskan kembali program prioritasnya di tahun mendatang, yakni Menata Konektivitas dan Tata Kelola Wilayah demi Memperkuat Integrasi Kawasan dan Efektifitas Pelayanan Publik. “Saya juga berharap arah kebijakan umum anggaran tahun 2027 dapat memandu menentukan prioritas plafon anggaran sementara atau PPAS sehingga mempermudah pemerintah daerah membuat dokumen RAPBD tahun 2027,” ujar Piet Hein Babua.
Bupati juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada legislatif sebagai mitra kerja pemerintah yang telah bergandeng tangan dengan baik dalam menyukseskan agenda pemerintahan sehingga arah pembangunan dan pelayanan publik berjalan baik dan lancar.
“Semoga sinergitas Tim Anggaran Pemerintah Daerah bersama Badan Anggaran DPRD Halmahera Utara tetap terjalin baik dengan mengedepankan kedisiplinan dan efisiensi serta efektif agar RAPBD tahun 2027 tepat waktu dan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati.
Dokumen KUA-PPAS tahub 2027 diserahkan oleh Bupati Piet Hein Babua dan diterima Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara Christina Lesnussa. Christina berharap Rancangan KUA-PPAS yang diajukan pihak eksekutif telah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan pos pendapatan yang rasional dan terukur. (hms/mtv).















