Daerah  

Pemda Halut Siapkan Langkah Strategi Kurangi Ketergantungan Pangan Luar Daerah.

HALUT, maluttv.com – Selain memiliki sumber daya alam melimpah, Kabupaten Halmahera Utara juga dikenal dengan daerah agraris yang berdataran luas sehingga sangat cocok dipergunakan sebagai areal perkebunan dan pertanian.

Potensi daerah dan keberadaan geografis yang mendukung, memantik inovasi pemerintah daerah Halmahera Utara untuk memperkuat ketahanan pangan lokalnya secara mandiri tanpa ketergantungan lagi dengan bahan makanan dari luar daerah.

Menurut Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, pasca kemarau melanda, pemerintah daerah bakal melakukan pemulihan bahan pangan produksi lokal. Pemda telah menyediakan dan siap mendistribusikan bibit hortikultura secara gratis bagi petani untuk ditanam ketika musim hujan tiba.

“Mengurangi ketergantungan bahan pangan dari luar daerah merupakan langkah penting untuk menjaga kemandirian, menstabilkan harga dan memperkuat ketahanan pangan lokal. Sebagai pemerintah, tugas kita untuk mengintervensinya agar kebutuhan bahan makanan masyarakat Halmahera Utara selalu tersedia dengan harga terjangkau. Selain itu juga inflasi daerah bisa dikendalikan,” ujar Piet.

Meningkatkan produksi tani lokal, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, cabai dan padi di daerah transmigrasi merupakan langkah strategis utama yang harus dioptimalkal. Selain menyiapkan bibit unggul, Pemda Halut juga akan memperbaiki infrastruktur distribusi lokal agar hasil pertanian dapat disalurkan dengan efisien ke pasar-pasar tanpa hambatan.

Komitmen Bupati Piet Hein Babua menjaga ketersediaan bahan pangan masyarakat Halmahera Utara patut diajungi jempol. Selain memenuhi kebutuhan warga, Halut juga menjadi daerah pelopor pengendali inflasi provinsi Maluku Utara. Sekitar 7 ton cabe didatangkan dari Malang dan Probolinggo. Hadirnya rica dari pulau jawa tersebut, harga di pasaran yang sebelumnya cukup mencekik, kini anjlok setelah Pemerintah Daerah Halmahera Utara melakukan pasar murah di beberapa tempat. (tim/mtv)

Penulis: SawaludinEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *