HALUT, maluttv.com – Peresmian dan Pentahbisan Gereja Baru Jemaat GMIH Kristus Itu Raja Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, Kamis (17/9) yang dihadiri Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua Berlangsung Khidmat.
Setelah beribadah di gedung gereja lama, acara dilanjutkan dengan prosesi jalan kaki menuju gedung baru. Berbagai rangkaian kegiatan mewarnai peresmian tersebut, di antaranya pengguntingan pita, penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati.
Di gedung baru, para jemaat yang dipimpin Pdt. Leundame S. Boedima, M.Th berdoa, membaca Alkitab dari 1 Raja-Raja 9:1-5 dan pemberitaan Firman Tuhan.
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua berpesan agar ketahanan keluarga di era digitalisasi perlu ditingkatkan. Bagi Piet, keluarga merupakan “gereja kecil”, pondasi iman pertama kali dibentuk. “Orang tua dituntut hadir secara nyata mendampingi anak-anak, membangun komunikasi yang sehat, serta membentengi karakter generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi,” ungkap Piet.
Sebagai Pemerintah Daerah, Piet secara terbuka mendukung terhadap rekonsiliasi total dan penyatuan kembali Gereja Masehi Injil Halmahera (GMIH). Bupati kemudian berpesan, persatuan internal di tubuh organisasi gereja terbesar di wilayah ini, bukan hanya kepentingan internal jemaat, melainkan pilar penting dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kedamaian daerah. Piet minta perbedaan perspektif internal selesai paling lambat tahun depan dan berjanji, siap mengalokasikan anggaran demi memastikan rekonsiliasi itu berjalan lancar.
Peresmian gedung gereja ini juga dihadiri Anggota DPRD Halut, Mariane Priska Tadjibu, Ketua BPHS GMIH Pembaharuan Halut, Pdt.Anselmus Puasa, Kasat Samapta Polres Halut, Iptu. Rujiono Tjuluk, Kades Pitu, Kades Lina Ino, Kades Wosia, unsur pimpinan GMIH, panitia pembangunan, toko agama, serta tokoh masyarakat setempat. (hms/mtv)














