Berita  

Ikut FORNAS IX 2027 di Palu, KORMI Malut Telah Menyusun Sejumlah Agenda Strategi

Foto : Ketua KORMI Malut, Ir. Saifuddin Djuba, S.T, M.Si

TERNATE, maluttv.com – Setelah sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih 7 medali (3 emas, 2 perak dan 2 perunggu) di ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Lombok, Nusa Tenggara Barat tahun 2025 lalu, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Maluku Utara di bawah komando Ir. Saifuddin Djuba, S.T, M.Si mulai merancang sejumlah agenda strategis untuk menghadapi kegiatan FORNAS IX di Palu, Sulawesi Tengah tahun mendatang.

Rencana dan kesiapan KORMI Malut mengikuti festival olahraga skala nasional di Kota Palu tahun 2027, disampaikan Bung UJ, sapaan akrab Saifuddin Djuba. Diapit sejumlah petinggi KORMI Malut, diantaranya Mulyadi Wowor dan Ahmad S. Kamis, UJ menyampaikan optimisme nya tentang kualitas kontingen Maluku Utara dari berbagai Induk Olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI menoreh nama baik daerah dengan memetik kembali medali emas di FORNAS ke IX di Sulteng nanti.

“Pada prinsipnya KORMI Maluku Utara siap mengikuti iven olahraga bergengsi di Kota Palu, Sulteng. Dan kami optimis, kontingen Maluku Utara kembali mengharumkan nama baik daerah, sama seperti FORNAS VIII lalu di Lombok, NTB tahun 2025. Meski sebagai pendatang baru di kegiatan FORNAS, namun Malut sangat diperhitungkan. Dan sukses memboyong 7 medali. 3 emas, 2 perak dan 2 perunggu,” ungkap mantan Pj. Bupati Halmahera Utara.

Optimistis Bung UJ mengalir setelah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Menurut UJ, sejak dirinya masih menduduki jabatan Kadispora, Sherly mempunyai komitmen serta semangat kuat untuk memajukan olahraga di Maluku Utara. Bahkan, pemilik hotel Bella ini telah berencana, tahun 2029 nanti setelah Palu, Maluku Utara bakal menjadi tuan rumah Festival Olahraga Nasional.

Berkaca dengan FORNAS ke VIII Lombok tahun lalu, roda perekonomian daerah bergerak signifikan dampak kegiatan festival olahraga nasional yang menghadirkan belasan ribu kontingen dari berbagai daerah di nusantara. “Berdasarkan catatan Pemda setempat, sekitar Rp. 800 hingga Rp. 900 miliar uang masuk karena kegiatan tersebut. Multi efect-nya ada. Pariwisata, Hotel, UMKM dan jasa bisnis masyarakat di sana semua bergerak. Bahkan rumah-rumah penduduk pun disewa untuk dijadikan home stay,” aku Saifuddin.

Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan diri ke pesta olahraga rekreasi skala nasional Palu, maka tahun ini KORMI Malut berencana menggelar festival olahraga provinsi (FORPROV) dengan melibatkan KORMI kabuparen/kota di Maluku Utara. Momentum ini, menjadi ruang seleksi kontingen untuk berlaga di Kota Palu nanti. KORMI, kata UJ merupakan organisasi olahraga masyarakat mitra pemerintah yang mengusung soal kesehatan, kebugaran, riang gembira serta pelestarian budaya bersifat inklusif segala usia.

Jenia kegiatan yang dinaungi dan diselenggarakan KORMI, meliputi: Olahraga tradisional dan kreasi budaya, olahraga kesehatan dan kebugaran, olahraga petualangan dan tantangan dengan melibatkan ribuan pegiat olahraga seluruh Indonesia.(dir/mtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *