TERNATE, maluttv.com – Operasional speed boat “Andalan BAHIM” yang sebelumnya ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate, kini pengawasannya beralih di Dinas Perhubungan Kota Ternate. Sedangkan fungsi dan pemanfaatannya masih tetap sama, yaitu pelayanan kesehatan masyarakat di kecamatan terluar, yakni Batang Dua, Hiri dan Moti (BAHIM) dibawah kendali Dinas Kesehatan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Moh. Faizal Badaruddin. Sebagai instansi teknis, kata Faizal, Dinas Perhubungan selalu siap menunaikan perintah dan tugas pimpinan secara bertanggungjawab demi mewujudkan program pemerintah kota Ternate di bidang pelayanan masyarakat, terutama yang berdomisili di daerah terluar.
“Jika sebelumnya Dinas Kesehatan, operasional dan pengawasan speed BAHIM kini berpindah di Dinas Perhubungan. Fungsi dan pemanfaatannya masih tetap di bawah kendali Dinas Kesehatan. Kami tetap berkoordinasi dan menjaga sinergitas agar pelayanan kesehatan di daerah terluar berjalan baik dan maksimal,” ungkap Faizal.
Faizal juga mengakui pemerintah kota Ternate sedikit kewalahan soal biaya operasional bahan bakar “Ambulance Terapung” yang cukup fantastis, yaitu puluhan juta rupiah sekali trip. Meski dibatasi anggaran, Pemkot tetap berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat di tiga pulau terluar tersebut.
Lantas bagaimana kiat atau konsep Dinas Perhubungan untuk menekan besaran anggaran sefantastis itu, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kesehatan masyarakat? Menurut Faizal, Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas induk hingga Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah Batang Dua, Hiri dan Moti terkait syarat pasien rujukan yang menjadi prioritas Ambulance BAHIM.
“Terutama ibu-ibu hamil. Disinilah peran penting Pustu untuk mengidentifikasi kondisi kehamilan para ibu-ibu. Dengan fasilitas kesehatan yang ada, pertumbuhan janin kan bisa dilihat atau dideteksi sedini mungkin, apakah kandungannya normal atau tidak. Jika kondisinya tidak normal, maka pasien atau pihak keluarga jauh harinya sudah bisa ke rumah sakit di ternate sebagai langkah antisipasi ,” terang Faizal seraya mengatakan perlunya edukasi kesehatan oleh Dinas Kesehatan dan tim medis bagi masyarakat. (tim/mtv)














