TERNATE, maluttv.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mengambil langkah taktis dengan menyiagakan personel kebersihan beserta armada pengangkut sampah di kawasan Benteng Oranje. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga optimal selama perhelatan nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 berlangsung.
Plt. Kepala DLH Kota Ternate, Musli Muhammad, mengonfirmasi bahwa agenda berskala nasional tersebut dijadwalkan berlangsunag dari tanggal 26 hingga 30 Agustus 2026. Sebagai langkah awal, DLH mengerahkan 10 hingga 15 petugas kebersihan dan dua unit armada pengangkut sampah khusus untuk mengawal upacara pembukaan (opening ceremony) yang digelar pada Rabu sore di Benteng Oranje.
“Selain penguatan dari internal DLH, kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Ternate Tengah. Koordinasi ini bertujuan untuk memobilisasi sedikitnya tiga unit kendaraan roda tiga (motor sampah) guna bersiaga penuh di area Benteng,” jelas Musli pada Rabu (26/8/2026).
Fokus Pengelolaan di Tiga Lokasi UtamaSelain Benteng Oranje, DLH juga memetakan prioritas pelayanan persampahan di dua titik strategis lainnya yang menjadi pusat aktivitas JKPI 2026. Kedua titik tersebut meliputi area Landmark Ternate dan Lapangan Ngara Lamo di Kelurahan Salero.Sebagai strategi preventif, DLH telah menempatkan fasilitas bak sampah di sejumlah titik krusial venue serta mendistribusikan kantong plastik di sekitar lokasi kegiatan.
Upaya ini diharapkan dapat mengantisipasi penumpukan sisa material dan memastikan tidak ada sampah yang berserakan selama acara berlangsung. Melalui persiapan yang matang ini, Musli mengimbau sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat serta delegasi peserta JKPI 2026 untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. (vit/mtv)














