Berita  

Bertambah Lagi, Keluarga Korban Bela72 Pertanyakan Komitmen Sherly. Janjinya Tidak Seindah Konten.

TERNATE, maluttv.com- Kasus ledakan speed boat Bela72 kembali ramai dan menjadi perhatian publik. Setelah berkas hukum dan tersangka Rahmat dilimpahkan atau di-P21-kan oleh Kepolisian Daerah Maluku Utara ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, perkara laka laut yang merenggut 6 korban jiwa dan menciderai 10 orang penumpang tidak terdengar lagi. Anehnya lagi, penyidikannya bukannya dikembangkan sampai tuntas dan terang-benderang, malah di-Resorative Justicekan diam-diam oleh Kejaksaan. Lebih anehnya lagi, RJ nya dilakukan tanpa syarat.

Hampir dua tahun insiden yang menewaskan Calon Gubernur Maluku Utara terkuat, Benny Laos bersama 5 orang lainnya telah berlalu. Tragedi Bela72, yang terjadi di Pelabuhan Regional Bobong, Pulau Taliabu, 12 Oktober 2024 lalu pun tak terdengar.

Namun siapa mengira, di balik ketenangan semesta, ternyata diam-diam menyimpan bom waktu. dan boom!! satu persatu korban dan keluarga korban Bela72 pun muncul dipermukaan publik dengan nyanyian merdu.

Setelah Seni Saleh, istri mendiang Hamdani dan dua orang korban yang menyayangkan sikap cuek Sherly atas janji manisnya, kini salah satu keluarga korban yang tidak mau namanya dipublis ikut melontarkan kekesalannya atas janji manis Sherly yang tak kunjung direalisasi.

Melalui via Whats App, Perempuan tiga anak ini, yang enggan nama dan fotonya dicantumkan, menuturkan kekesalannya kepada Sherly Tjoanda. Semula mereka diam, tak mempersoalkannya. Korban dan keluarga korban Bela72 berpikir, jaminan hidup, seperti fasilitas modal usaha, biaya pendidikan, pekerjaan dan bangun rumah yang dijanjikan sendiri oleh big bos hotel Bela Ternate kepada korban dan keluarga ahli waris bakal direalisasi.

Sayangnya berselang hampir dua tahun, dan bahkan RJ yang menjadi permintaan Kejaksaan telah ditandatangani, komitmen moral dan material yang dilafaskan oleh Sherly ternyata tidak seindah konten.

“Iya, Tapi setelah suami pergi, semua yang kami miliki sudah banyak terjual demi biaya pendidikan anak,” ujarnya.

Ibu tiga anak ini mengaku, pernah menghubungi Sherly. Namun hingga kini tidak digubris. Dia juga mengaku malu menghubunginya kembali. Lantas, apa saja yang dijanjikan Sherly kepada ibu tersebut? “Bantu biaya sekolah anak dan kasih pekerjaan buat anak yang tua,” ungkap Ibu ini yang mewanti-wanti namanya agar tidak diekspose.

Sherly Tjoanda saat dimintai konfirmasi tentang nyanyian sejumlah korban dan keluarga korban Speed Boat Bela72 melalui whats appnya tidak merespon. (tim/mtv)

Penulis: SawaludinEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *