Berita  

BI Dorong UMKM Maluku Utara Naik Kelas Lewat Program SERUMBI 2026

TERNATE, maluttv.com— Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) menggelar kegiatan media briefing bertema “Pengembangan UMKM Berkelanjutan untuk Maluku Utara Maju dan Inklusif”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar ekonomi daerah.

Kepala KPwBI, Handi Susila, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa, jumlah UMKM di Provinsi Maluku Utara mencapai 194.996 unit atau sekitar 95 persen didominasi oleh usaha mikro dan kecil. Angka ini menunjukkan besarnya potensi UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, pada tahun 2026, Bank Indonesia kembali membuka Program SERUMBI (Serangkaian Kurasi UMKM dan Wirausaha Unggulan Bank Indonesia). Program ini dirancang untuk mendorong UMKM naik kelas melalui proses kurasi, pembinaan, hingga akses pengembangan pasar.

“SERUMBI menjadi salah satu strategi kami dalam menciptakan UMKM unggulan yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Handi.

Ia menjelaskan, UMKM di Maluku Utara memiliki peran strategis sebagai alternatif sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selama ini, perekonomian daerah masih bertumpu pada sektor berbasis sumber daya alam seperti pertambangan, penggalian, dan industri pengolahan.

Untuk itu, diversifikasi ekonomi melalui penguatan UMKM dinilai penting guna menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Selain membuka kembali program SERUMBI, pihak KPwBI juga akan melakukan proses kurasi dan seleksi yang lebih ketat terhadap pelaku usaha. Langkah ini bertujuan untuk memastikan UMKM yang terpilih benar-benar memiliki potensi berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Handi juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM, terutama dalam penguasaan pasar dan kemampuan menyusun laporan keuangan di era digitalisasi.

“Pelaku UMKM tidak cukup hanya kuat di pasar lokal. Mereka harus mampu memahami manajemen keuangan yang baik dan memanfaatkan teknologi agar bisa menembus pasar nasional hingga global,” tegasnya.

Melalui berbagai program pembinaan tersebut, Bank Indonesia berharap UMKM di Maluku Utara dapat berkembang lebih kompetitif serta menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan di masa depan. (Vita/mtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *