HALTENG, maluttv.com– Seorang karyawan di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung pada Selasa (10/3/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial AJ (21), seorang pekerja dengan posisi General Worker di PT. IWIP. Ia merupakan warga Desa Waiman, Kecamatan Sulabesi, Kabupaten Kepulauan Sula.
Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Suherlin melalui Kasi Humas Polres Halteng, IPDA Amir saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, membenarkan Peristiwa tersebut. Amir menjelaskan, Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIT di lokasi jalur 60 CAS 5 PT. IWIP, Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan tali terlilit di leher dan posisi tubuh tergantung pada rangkaian plat baja besi di area tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi berinisial NH, pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIT, korban sempat meminta menumpangi mobil truk yang dikendarainya untuk pulang bersama. Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena saksi masih menjalankan tugas pengawalan alat forklift”, terang Amir.
Lanjutnya, Saksi kemudian menyarankan korban untuk menumpangi mobil truk Dutro yang berada di lokasi agar kembali ke jalur 50 Gudang Batu Bara PT IWIP untuk melakukan scan wajah sebagai tanda kehadiran kerja.
Sebelum menuju kendaraan tersebut, korban sempat menyampaikan kepada saksi bahwa dirinya hendak buang air kecil terlebih dahulu.
Namun pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIT saat kegiatan briefing di Gudang B1, saksi tidak melihat korban hadir. Setelah menanyakan kepada rekan kerja lainnya dan tidak mendapatkan informasi keberadaan korban, saksi mencoba menghubungi nomor telepon korban.
Karena tidak ada respons, saksi kemudian mencari korban di sekitar lokasi yang biasa digunakan karyawan untuk buang hajat. Saat tiba di tempat tersebut, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung dan tidak bernyawa.
“Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan tindakan kepolisian, termasuk olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi”, ungkapnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Klinik PT IWIP untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak HRD perusahaan guna proses identifikasi serta langkah penanganan selanjutnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (Dir/mtv)

















