Berita  

Zona Tangkap Makin Jauh, Pasokan Cakalang ke Ternate Menurun.

TERNATE, maluttv.com — Pasokan ikan cakalang ke Kota Ternate mengalami penurunan seiring semakin jauhnya zona penangkapan ikan dari wilayah perairan Ternate. Kondisi tersebut diperparah cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi sejak awal 2026, sehingga turut menekan ketersediaan ikan segar di pasar.

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Amirullah Sjahir, mengatakan produksi ikan cakalang saat ini menurun karena sebagian besar ikan tertangkap di wilayah perairan yang lebih jauh, salah satunya perairan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

“Sekarang zona pemancingan semakin jauh. Banyak ikan yang tertangkap di perairan Bacan, Halmahera Selatan,” kata Amirullah kepada media, Kamis” (20/8/2026).

Menurut dia, bergesernya zona penangkapan membuat nelayan Ternate harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan.

Berkurangnya jumlah kapal yang melaut kemudian berdampak pada volume pasokan ikan yang masuk ke Kota Ternate. Sementara itu, kebutuhan masyarakat terhadap ikan segar tetap tinggi.

Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tersebut turut memberikan tekanan terhadap harga ikan. Komoditas ikan segar, khususnya cakalang, bahkan menjadi salah satu penyumbang inflasi secara kumulatif di Kota Ternate sepanjang 2026.

Amirullah menjelaskan, jarak wilayah tangkap dan tingginya biaya operasional menjadi pertimbangan nelayan sebelum melaut. Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri karena gelombang tinggi dapat meningkatkan risiko keselamatan sekaligus mengurangi frekuensi aktivitas penangkapan.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat diarahkan pada langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pasokan ikan ke Kota Ternate. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu nelayan menghadapi perubahan zona tangkap, kondisi cuaca, serta tingginya biaya operasional.

Menurut Amirullah, keberlanjutan aktivitas nelayan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pasokan ikan bagi masyarakat. Dengan pasokan yang kembali stabil, kebutuhan konsumsi diharapkan dapat terpenuhi sekaligus mengurangi tekanan kenaikan harga ikan.

Upaya menjaga stabilitas pasokan cakalang juga dinilai penting dalam pengendalian inflasi daerah, mengingat ikan segar merupakan salah satu komoditas yang memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Ternate. (vit/mtv)

Penulis: VhytaEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *