TERNATE, maluttv.com- Jika sebelumnya, lapangan Ngaralamo Kesultanan Ternate di bilangan Jalan Kelurahan Soa Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate sebatas tanah lapang dengan rumput halus dan hanya dimanfaatkan sebagian orang bermain bola dan berlari, namun kini areal luas di depan Kedaton Kesultanan Ternate disulap menjadi kawasan ramai bernilai ekonomi.
Sekitar 50-an warung kopi, dengan berbagai aksesoris jualannya hadir di sana menawarkan aneka minuman dan jajanan kekinian. Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) cukup bersemangat. Di tengah himpitan ekononi bangsa yang tak menentu, bahkan cenderung lesuh, kawasan Ngaralamo bak dewa penyelamat bagi pengusaha Warkop.
Selain spot selfie, areal luas yang berdekatan dodoku Ali ini menjadi tempat nongkrong favorit kaula muda dan khalayak umum. Apalagi pada malam hari. Suasananya benar-benar mengasyikan seraya menyerumput kopi kesukaanya. Meski ditempati puluhan pedagang, namun penataan dan kebersihan lingkungan sekitarnya terlihat rapih dan bersih.
Hal ini tentunya tidak lepas dari perhatian dan inovatif pihak pengelola. Sebagaimana penuturan Sofyan Mudaffar Sjah. Ofa pian mengaku, dalam mengelola kawasan UMKM pihaknya selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama Pemerintah Kota Ternate.
Setiap pelaku usaha yang berjualan di areal ini wajib menandatangani perjanjian atau surat pernyataan, salah satunya yaitu dilarang memperjualbelikan minuman keras dan barang haram lainnya. Selain itu, mereka wajib menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Soal iuran, itu ada kesepakatan bersama dengan mereka. Ada beberapa iuran yang menjadi tanggungan mereka, diantaranya aliran listrik Rp.10 ribu per malam, sewa bulanan sebesar Rp. 400 ribu dan ongkos penitipan barang. Kalau jasa penitipannya, tidak diwajibkan. Mereka bebas memilih. Jika ingin menghindari beban ini, mereka memilih opsi non penitipan,” ungkap Ofa Pian.
Tongkrongan dengan alam terbuka telah menjadi trend. Ratusan dan bahkan ribuan pengunjung berjubel di kawasan ini. Ngaralamo kini menjadi tempat romantis bagi warga Ternate. Peluang ini kemudian dimanfaafkan pelaku usaha kopi.
Seperti pengakuan salah satu pengusaha muda UMKM Kota Ternate, Salawaty Aprilia Ridwan. Perempuan cantik ini menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ternate dan pengelola yang berinisiatif menata lapangan Ngaralamo Kesultanan menjadi ruang publik bernilai ekonomi. Mantan Jujaro Ternate bersama pelaku usaha Warkop setiap malam meraih pendapatan rutin.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur lapangan Ngaralamo ini menjadi kawasan santai bernilai ekonomi. Lokasi ini, biasanya dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda berbuat macam-macam, seperti mabuk-mabukan dan lain-lain, kini menjadi arena yang bermanfaat,” ujar Salawaty.
Selain menepis kejahatan, aktivitas bisnis UMKM ini juga berdampak positif bagi pengangguran di Kita Ternate. Usaha Warkop ini mampu menyerap tenaga kerja lokal sehingga membantu pemerintah setempat menanggulangi angka kemiskinan. (wal/mtv)














