Berita  

Disdik Ternate Pastikan Kuota SPMB 2026 Telah Diverifikasi BPMP, Posko Pengaduan Disiapkan Bantu Orang Tua Murid

Foto : Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia SPMB Kota Ternate, Muhammad Gazali Kasim

TERNATE, maluttv.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Seluruh kuota penerimaan peserta didik pada jenjang SD dan SMP telah melalui proses verifikasi oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia SPMB Kota Ternate, Muhammad Gazali Kasim, mengatakan seluruh tahapan SPMB telah dipersiapkan secara matang, mulai dari penyusunan petunjuk teknis (juknis), sosialisasi, hingga pelaksanaan pendaftaran secara daring.

Menurut Gazali, pemerintah telah berupaya memberikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Selain itu, Dinas Pendidikan juga membuka posko pengaduan di kantor dinas maupun di sejumlah sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan SPMB, terutama bagi sekolah yang telah menerapkan sistem pendaftaran secara online.

“Posko pengaduan ini kami siapkan untuk membantu para orang tua maupun wali murid yang masih mengalami kendala saat melakukan pendaftaran. Mengingat belum semua sekolah menerapkan sistem SPMB online secara penuh, kami memberikan pendampingan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar,” ujar Gazali saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, tahapan SPMB dimulai dengan pra-pendaftaran pada 23–26 Juni 2026 untuk jalur mutasi dan afirmasi. Selanjutnya pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi dilaksanakan pada 1–3 Juli 2026, disusul jalur domisili pada 6–7 Juli 2026. Sementara hasil seleksi akan diumumkan secara online pada 9 Juli 2026.

Gazali mengakui hingga saat ini masih terdapat sejumlah keluhan dari orang tua murid. Namun, sebagian besar persoalan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap mekanisme pendaftaran online, termasuk kesalahan saat memilih kategori prestasi akademik maupun nonakademik.

Meski demikian, ia menilai secara umum pelaksanaan SPMB Tahun 2026 di Kota Ternate berlangsung dengan baik berkat dukungan berbagai pihak dan layanan pendampingan yang telah disediakan.

Kedepan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate berkomitmen terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem agar proses penerimaan peserta didik baru semakin transparan, mudah diakses, serta mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kami berharap seluruh tahapan SPMB dapat berjalan lebih baik sehingga anak-anak yang mendaftar dapat diterima sesuai jalur yang telah ditetapkan, yaitu jalur prestasi, afirmasi, domisili, maupun mutasi,” tutup Gazali. (Vita/mtv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *