Elektabilitas Masih Tertinggi di Bursa Pilwako Ternate, Figur RM76 Laku di Semua Kalangan.

TERNATE, maluttv.com- Meski pemilihan kepala daerah masih lama digelar, tren dan kontestasi politik Kota Ternate terus dipantau dan dipotret oleh elemen masyarakat.

Salah satunya yaitu Lembaga Survei Ekonomi Politik (LENSKIP) Maluku Utara. Untuk mengetahui pergerakan politik kota rempah menjelang Pilwako, mereka kemudian memotret tingkat kesukaan (elektabilitas) sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai profesi, diantaranya Rizal Marsaoly, Nurnela Syarif, Nini Bopeng, Abubakar Abdullah, Nasri Abubakar dan Muhajirin Bailusi.

Berdasarkan survey yang dirilis LENSKIP MU, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, S.E.,M.M masih mendominasi dukungan publik. Untuk melihat potensi dukungan calon, lembaga survei ini mengelompokkannya kedalam dua segmentasi pemilih, yaitu dari tokoh inspirasi milenial gen z dan masyarakat umum.

Hasil survey LENSKIP MU yang dilaksanakan pada 4 hingga 12 Oktober 2026 dengan melibatkan 600 responden usia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah di 5 Kecamatan, yaitu Ternate Selatan, Tengah, Utara, Barat dan Pulau menggunakan metode Multistage Random Sumpling, menyebutkan sosok Rizal Marsaoly disukai kalangan generasi muda dengan perolehan 40 persen. Posisi kedua di tempati Nurlela Syarif 20 persen, Nini Bopeng 13 persen, Abubakar Abdullah 11 persen, Nasri Abubakar 7 persen dan Muhajirin Bailusi 3 persen. Belum menentukan pilihan yaitu 6 persen.

Sedangkan di kalangan masyarakat umum, sosok Rizal Marsaoly juga masih unggul dengan perolehan 38 persen, Syahril Abd. Razak 15 persen, Nasri Abubakar 11 persen, Nini Bopeng 7 persen, Nurlela Syarif 6 persen, Muhajir Bailusi 6 persen dan Abubakar Abdullah 3 persen. Sementara belum menentukan pilihan yaitu 14 persen.

Direktur LENSKIP MU, Muh. Indra Asri mengatakan, margin of error ±4,8 % hingga 5 % dengan tingkat kepercayaan 95 persen sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan statistik. Pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan pemeriksaan ulang terhadap 20 % dari total responden demi menjaga akurasi dan meminimalisir kesalahan.

“Hasil survei memperlihatkan adanya tren konsisten dan kuat pada figur Rizal Marsaoly. RM76 paling diunggulkan, baik di kalangan generasi muda maupun masyarakat umumnya,” terang Asri.

Untuk segmentasi masyarakat umum, kata Asri, sosok dan figuritas Sahril Abd Razak menjadi rival terkuat RM76 jika Pilwako digelar sekarang. Meski demikian persentase dukungan Sahril masih jauh dibandingkan dengan tingkat kesukaan publik kepada Rizal.

Untuk melihat pergerakan elektabilitas Rizal Marsaoly, lembaga survey ini kemudian melakukan simulasi head to head antara Rizal Marsaoly vs Nasri Abubakar dan Rizal Marsaoly vs Sahril Abd. Razak.

Berdasarkan simulasi head to head dengan Nasri Abubakar, 52,1 % masyarakat memilih Rizal Marsaoly. Sedangkan Nasri hanya memperoleh 37,9 % dan belum menentukan sikap 10 %. Kelebihannya ± 14’2%.

Simulasi kedua melawan Sahril Abd. Razak, dukungan publik kepada Rizal Marsaoly masih dominan dengan angka 50 %. Sahril hanya memperoleh 39 % dan yang belum menentukan sikap 11 %. Kelebihan ± 11%.

Dari perolehan simulasi di atas, LENSKIP MU menyimpulkan, bahwa keunggulan Rizal Marsaoly bukan sekadar persepsi, melainkan terukur secara statistik. Ada empat pilar utama kekuatan elektoralnya: Cerdas dan berpengalaman, gelar doktor menjadi pembeda yang sangat dihargai generasi muda. Merakyat dan diterima lintas generasi. Unggul, baik di kalangan muda maupun masyarakat umum. Daya tahan tinggi — elektabilitas naik, bukan turun, saat dipertandingkan. Masih ada ruang penguatan — sekitar 10–14% pemilih belum menentukan pilihan dan menjadi kunci kemenangan mutlak

Secara keseluruhan, survei ini melukiskan gambaran yang optimis namun tetap menuntut kewaspadaan. Rizal Marsaoly saat ini memegang kendali di depan dengan keunggulan yang terukur dan stabil di hampir semua indikator pengukuran. Kuncinya adalah bagaimana menjaga tren positif ini hingga hari pemungutan suara tiba. (tim/mtv)

Penulis: SawaludinEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *