HALUT, maluttv.com – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag.,M.Pd memimpin apel pagi bersama jajaran kepegawaian Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara di Halaman Kantor Bupati, Senin (07/9). Selain dihadiri Sekretaris Daerah, rutinitas harian ASN tersebut dihadiri juga para Assisten Setda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Kabag Setda dan seluruh pegawai.
Sedangkan Bupati Piet Hein Babua tidak hadir karena sedang mengikuti kegiatan Lemhanas selama dua pekan. Di hadapan pegawai, orang nomor dua di negeri Bualamo tersebut, menitip dua agenda strategis mendesak yang harus direalisasikan oleh pimpinan OPD maupun pejabat struktural.
Dua program yang dititikberatkan dan wajib dilaksanakan jajaran kepegawaiannya, yakni percepatan penyusunan dokumen MSCP dan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) kerja sama tiga daerah, yaitu Halut, Morotai dan Halmahera Timur dalam konsep kawasan strategis “Tomaba, Segitiga Emas”.
“Dokumen MSCP minggu ini sudah segera dirampungkan. Dan perlu saya tegaskan kembali, agenda FGD yang merumuskan kerja sama tiga daerah dengan konsep Tomaba, Segitiga Emas merupakan hal penting dan wajib diperhatikan seluruh OPD . Penyusunan dokumennya harus kolaboratif, melibatkan staf,” ungkap Kasman.
Konsep segitiga emas, Halut dinobatkan sebagai fasilitator utama dalam kawasan Tomaba sebagai daerah penyangga pangan Indonesia Timur. Halut dinilai sebagai penopang arus logistik, terutama pasokan holtikultura dari Surabaya, Sulawesi Selatan dan Manado.
Mantan Rektor UMMU Ternate ini juga meminta kepada bawahannya agar terus mengasah inovasi dan meningkatkab spiritual. “di tengah rutinitas sebagai pelayan masyarakat, kita tidak merasa puas dengan capaian yang ada. kita harus terus berinovasi dan meningkatkan spiritual sehingga ada kesadaran melibatkan tuhan dalam beraktivitas. Bekerjalah dengan rasa tanggungjawab, ikhlas dan banyaklah berdoa agar daerah yang kita cintai ini maju dan rakyat sejahtera,” tegas Kasman. (hms/mtv)














