Daerah  

Ketua Deprov Malut Iqbal Ruray Serap Asmara di Desa Taba Cempaka.

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Drs. Iqbal Ruray, M.BA mendengar langsung aspirasi masyarakat Desa Taba Cempaka, Sahu Timur, Halbar.

HALBAR, maluttv.com- Ketua DPRD Provinsi Maluku Itara, Drs. H.M. Iqbal Ruray, M.BA melakukan reses di Desa Taba Cempaka, Kecamatan Sahu Timur, Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (14/05). Kegiatan reses yang dihadiri Kepala Desa Muslim Samad, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat berlangsung malam hari.

Untuk mendengar dan menyerap langsung tuntutan dan aspirasi masyarakat (Asmara), forum silaturahmi antara wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) 1 bersama para konstituen tersebut diwarnai sesi dialog.

Seperti biasanya, perwakilan pemerintah desa diberi kesempatan terlebih dahulu untuk menyampaikan pengantar umumnya. Sejumlah persoalan sosial, ekonomi dan kebutuhan pembangunan dikemukakan Kades Muslim Samad, diantaranya pembangunan masjid, jalan desa sekitar 1,5 kilo meter, serta alat penunjang pertanian.

“Perlu diketahui, Desa Taba Cempaka 75 persen masyarakatnya petani. Dan desa kami ini juga penghasil terbesar terong, tomat apel 35 ton, rica karibo 45 ton, rica nona sekitar 30 ton. Kami yakin, jika potensi pertanian ini ditopang dengan fasilitas atau alat pertanian modern, produksinya meningkat dan masyarakat sejahtera,” ujar Kades Muslim Samad.

Ketua Deprov Maluku Utara, Iqbal Ruray merespon positif kebutuhan masyarakat yang disampaikan oleh Kepala Desa. Sebagai perpanjangan tangan rakyat di puncak Gosale, Iqbal siap mem-backup produktifitas pertanian masyarakat Taba Cempaka. Selain ruang silaturahmi, reses juga merupakan kewajiban konstitusi anggota dewan untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat yang berada di Dapilnya masing-masing.

“Perlu juga diketahui, saat ini keuangan negara sedang tidak baik-baik saja. Untuk efisiensi, dana daerah dipangkas besar-besaran, yaitu sekitar 800 miliar. Pokir anggota dewan yang biasanya 3 miliar, kini sisa 1 miliar rupiah. Besaran dana itu tidak bisa mengakomodir tuntutan rakyat di Dapil 1 (Halbar dan Ternate) secara keseluruhan,” terang politisi senior partai Golkar Maluku Utara.

Untuk mengakomodir program desa dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses, tuntutannya haruslah bersifat urgent. Politikus cool ini juga menyarankan kepada peserta reses, berbagai kebutuhan yang diusulkan tersebut diserahkan dalam bentuk proposal sebelum tanggal 25 Mei 2026.

Di ujung diskusi, kelompok pemuda di sana meminta Ketua DPRD Malut untuk mentaktisi perangkat resiver parabola dan bola voly beserta netnya. Sedangkan versi ibu-ibu, butuh seragam majelis ta’lim dan mushaf Alquran. (wal/mtv)

Penulis: SawaludinEditor: Sawaludin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *