HALUT, maluttv.com- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan pendapatan daerah. Upaya ini ditandai dengan pertemuan strategis antara Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, bersama jajaran pemerintah daerah dengan pihak Bank Pembangunan Daerah Maluku-Maluku Utara di Kota Ambon, Senin (13/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Maluku Malut di Jalan Pattimura No. 9 Ambon tersebut membahas percepatan penerapan sistem pembayaran pajak daerah berbasis elektronik. Hadir dalam kesempatan itu Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Halmahera Utara.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menegaskan bahwa, digitalisasi sistem pendapatan daerah menjadi langkah penting untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Ia menjelaskan, ke depan seluruh pembayaran pajak daerah akan diarahkan melalui sistem non-tunai dan terintegrasi langsung ke rekening kas daerah di Bank Maluku Malut. Dengan demikian, wajib pajak tidak lagi melakukan pembayaran melalui masing-masing OPD, melainkan langsung melalui sistem perbankan.
“Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah,” ujar Bupati.
Selain itu, sistem ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan pembayaran dari mana saja tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah. Kemudahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung program digitalisasi yang diinisiasi Pemkab Halmahera Utara.
Bahkan, Bank Maluku Malut menargetkan dalam waktu dua minggu ke depan seluruh perangkat dan aplikasi pendukung sudah dapat disiapkan untuk memasuki tahap uji coba di wilayah Halmahera Utara.
Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Bapenda Halut Andris Kbarek, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudihart Noya, serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Halut Oscar Berto Mene. Dari pihak perbankan turut hadir Kepala Divisi IT Sukarno Padja, Kepala Divisi Renstra Corsec Faron Wedilen, Kasubdiv IT Dave Sapakoly, dan Pimpinan Cabang Bank Maluku Malut Tobelo, Cliff Thenu.
Langkah digitalisasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam modernisasi tata kelola keuangan daerah sekaligus memperkuat fondasi peningkatan PAD di Kabupaten Halmahera Utara. (*)

















