DPW NasDem Maluku Utara Gelar Aksi Damai, Protes Sampul Majalah Tempo

Foto : Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyinggung partai tersebut, khususnya terkait isu penggabungan dengan Partai Gerindra.

TERNATE, maluttv.com– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai menyinggung partai tersebut, khususnya terkait isu penggabungan dengan Partai Gerindra.

Aksi ini, dipicu oleh sampul Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang mengangkat tajuk “PT Nasdem Indonesia Raya Tbk”. Dalam ilustrasi tersebut, ditampilkan karikatur Surya Paloh dengan gaya berpakaian kasual tanpa jas dan sepatu. Ilustrasi itu mengangkat isu dugaan penggabungan antara Partai NasDem dan Partai Gerindra yang dikaitkan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Ketua DPW NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, menegaskan bahwa pihaknya sangat menjunjung tinggi ideologi dan semangat restorasi partai. Ia menyebut pemberitaan tersebut telah melukai perasaan kader di daerah.

“Kami sangat menjunjung tinggi idealisme Partai NasDem. Pemberitaan itu membuat kami, baik di tingkat wilayah maupun kabupaten/kota, merasa tersinggung,” ujarnya dalam konferensi pers.

Husni juga menilai narasi mengenai rencana penggabungan antara Partai NasDem dan Partai Gerindra tidak memiliki dasar yang jelas dan hanya bersifat spekulatif.

“Tidak benar ada upaya merger seperti yang diberitakan. Itu hanya asumsi tanpa dasar,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, DPW NasDem Maluku Utara menyatakan akan mendorong Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menempuh langkah hukum melalui Dewan Pers. Namun, keputusan tersebut masih menunggu arahan dari DPP.

Di sisi lain, Husni mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan tidak terpengaruh oleh isu yang beredar. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Kita harus tetap bersatu. Perjuangan kita belum selesai, apalagi ke depan ada momentum politik yang harus kita menangkan, termasuk target di 2029,” pungkasnya. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *