Daerah  

Bupati Halut Jemput Bola ke Ditjen Bea Cukai, Dorong Ekspor Langsung dari Tobelo

Foto : Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua yang melakukan pertemuan strategis di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

JAKARTA, maluttv.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus mendorong percepatan ekspor langsung dari daerah. Hal ini ditunjukkan dengan langkah Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua yang melakukan pertemuan strategis di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nyoter Koenoe, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudhiahart Noya, serta Kabag Pemerintahan Oscar Bertho Mene.

Pertemuan ini berlangsung langsung dengan Djaka Budhi Utama selaku Direktur Jenderal Bea dan Cukai, bersama jajaran pejabat terkait, seperti Direktur Fasilitas Kepabeanan Susila Brata, Direktur Teknis Kepabeanan Imik Eko Putro, serta Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Estty Purwadiani Hidayatie.

Agenda utama pertemuan tersebut adalah memastikan legalitas dokumen ekspor, khususnya terkait penerbitan IPSKA serta kelancaran proses Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) sebagai syarat utama kegiatan ekspor.

Bupati Piet Hein Babua menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah daerah untuk membuka jalur ekspor langsung dari Halmahera Utara, tanpa harus melalui daerah lain.

“Ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi langkah nyata membuka akses ekspor langsung dari Halmahera Utara, khususnya dari Tobelo,” ujarnya.

Ia berharap, dengan dukungan penuh dari Bea Cukai, proses ekspor ke depan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyambut baik inisiatif tersebut. Ia bahkan langsung mendorong percepatan proses dengan menugaskan jajaran direktur teknis dan kantor wilayah untuk segera menindaklanjuti koordinasi yang telah dibangun.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal terbukanya jalur ekspor langsung dari Halmahera Utara, sekaligus meningkatkan daya saing komoditas daerah di pasar internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *