TERNATE, maluttv.com – Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua bersama kepala daerah lainnya se-Provinsi Maluku Utara menghadiri acara ramah tamah dan kenal pamit Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara di Hotel Bella Ternate, Sabtu (15/8).
Selain kepala daerah tingkat kabupaten/kota, forum pisah sambut Kajati lama Sufari dan Kajati baru Roberthus Melchisedek Tacoy tersebut dihadiri Gubernur Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Ketua DPRD Maluku Utara Iqbal Ruray, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen. TNI Richard Tampubolan, Pangkogabwilhan III Letjen. TNI Lucky Avianto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Trywinarto, Sekretaris Daerah Syamsudin A. Kadir beserta pimpinan instansi vertikal.
Sebagai pemerintah daerah, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sufari atas dedikasi, pengabdian dan komitmenya dalam penegakkan hukum di Maluku Utara wabil khusus Halmahera Utara. Selain ramah tamah, kehadiran orang nomor satu di negeri Hibualamo itu juga sebagai bentuk dukungan Pemda Halut sekaligus membangun koordinasi yang baik agar penegakkan hukum berjalan adil serta program strategis pembangunan daerah berjalan transparan.
“Kami berharap sinergitas tetap berjalan dan koordinasi serta kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum semakin mantap dan terjalin kuat,” ungkap Bupati.
Sedangkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam sambutannya menegaskan, Kejaksaan Tinggi merupakan salah satu institusi pemerintah yang memiliki peran strategis bagi pemerintah daerah, bukan hanya pada penegakkan hukum melainkan juga dalam pengawalan proses pembangunan agar berjalan baik tanpa melahirkan persoalan hukum.
Sherly juga mengakui, kepemimpinan Sufari mampu memitigasi resiko hukum, pencegahan korupsi dan ikut meredam konflik sosial di Halmahera Tengah.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Maluku Utara, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kajati lama, Pak. Sufafi atas pengabdian dalam menunaikan tugasnya selama sekitar 9 bulan,” ujar Sherly.
Kontribusi Kejati Malut terhadap pembangunan daerah, seperti program Jaga Desa cukup membantu dan Malut dikategorikan sebagai salah satu dari 5 daerah terbaik yang sukses melaksanakan program tersebut. Sherly berharap, kolaborasi dan sinergitas Kejaksaan dan Pemda terus dijaga dan ditingkatkan.
Seperti diketahui, Sufari melaksanakan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara selama 9 bulan. Jabatannya kini ditempati Roberthus M. Tacoy. Sufari kini ditarik ke Kejaksaan Agung dan diberi tugas baru sebagai Inspektur II Jaksa Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI. (hms/mtv)












