Ketua DPRD Malut Iqbal Ruray, Bantu Pembangunan Mesjid Desa Tolofuo Rp. 250 Juta Melalui Dana Pokirnya

Foto : Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Drs. Iqbal Ruray, M.BA Melakukan Kunjungan Dalam Agenda Reses di Desa Tolofuo, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Minggu (17/05).

HALBAR, maluttv.com – Selain ruang tatap muka dengan konstituen, kegiatan reses anggota DPRD memiliki dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Berbagai keluhan dan kebutuhan warga terakokodir dan terurai secara kelembagaan.

Seperti yang terlihat pada kunjungan Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Drs. Iqbal Ruray, M.BA di Desa Tolofuo, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Minggu (17/05).

Masyarakat Desa Tolofuo nampak antusias menyambut kedatangan politisi senior partai Golkar Maluku Utara yang menumpangi motor body dari Kecamatan Ibu. Pemerintah desa dan warga disana pun tidak menyia-nyiakan kehadiran wakil rakyatnya.

Sekdes Tolofuo, Harmin Muchsin dalam kesempatan itu, meminta perhatian serius kepada Iqbal Ruray sebagai pemegang palu kekuasaan di puncak Gosale, Sofifi terhadap kebutuhan air bersih dan janji bantuan rumah oleh pemerintah provinsi kepada 10 KK yang terdampak bencana banjir yang hingga kini belum direalisasi.

Selain bibit pertanian dan berharap bantuan mesin motor laut, peserta reses juga ikut menyuarakan tuntutan dan keluhan mereka kepada Iqbal, seperti bantuan pembangunan mesjid, jalan lintas Loloda – Ibu serta alat rebana majelis ta’lim.

Aspirasi masyarakat tersebut diserap baik oleh Iqbal Ruray. Dihadapan peserta reses, Iqbal berjanji siap menyisihkan Rp. 250 juta dana Pokirnya untuk pembangunan mesjid. Sedangkan bantuan kursi plastik 100 buah dan tenda 2 unit diambil dari uang sakunya pribadi. Wakil rakyat daerah pemilihan 1 (Halbar dan Ternate) ini juga siap merealisasikan perahu 3 GT 1 unit untuk kelompok nelayan Desa Tolofuo.

“Apa yang disampaikan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak tolong dimasukkan dalam bentuk dokumen tertulis dan diketahui oleh pemerintah desa. Soal kebutuhan pembangunan mesjid, Insha Allah saya sisihkan 250 juta rupiah dari dana Pokir saya. Kursi 100 buah dan tenda 2 unit ini bantuan pribadi saya untuk masyarakat desa Tolofuo,” ujar anggota DPRD lima periode.

Menurut Iqbal, selain forum silaturahmi bersama masyarakat, kegiatan reses sangat penting untuk mengurai kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat. Kebutuhan dan persoalan warga desa bisa terakomodir sekaligus terealisasi dengan kegiatan anggota DPRD tersebut. Untuk itu, kata Ko Al, ketika mendapat informasi soal reses, warga harus segera menghadirinya dan aktif menyampaikan tuntutan dan keluhan apa saja.

“Inilah salah satu dampak positif dari reses. Selain tong baku lia dan baku kenal, reses ini juga dilakukan untuk menjawab persoalan yang ada,” ungkap Iqbal. (wal/mtv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *