HALBAR, maluttv.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H.M. Iqbal Ruray, M.BA melakukan kegiatan reses perdananya masa sidang pertama tahun 2026 di Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Jumat (30/01) malam sekitar pukul 20:00 WIT.
Kehadiran politisi senior partai Golongan Karya itu disambut Kepala Desa Mancelina Lobi bersama ratusan warga setempat. Pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda berlangsung di Kantor Desa Todowongi.
Sebelum mendengar dan menyerap aspirasi warga, Ko Al, sapaan akrab Anggota Dewan Daerah Pemilihan (Dapil) I Halbar-Ternate di depan audens mengatakan kondisi keuangan daerah atas dampak pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat.
Pemotongan anggaran oleh Pempus yang signifikan, jatah keuangan Maluku Utara pun berkurang drastis sehingga biaya Pokok Pikiran (Pokir) wakil rakyat yang biasanya Rp. 2 hingga 3 miliar per orang berkurang menjadi Rp. 1 miliar.
“Pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat ke daerah, berdampak besar terhadap kondisi keuangan kita. Selain berimbas di dana anggaran desa, dana Pokir Anggota Dewan pun otomatis ikut berkurang. Dengan 1 miliar dana Pokir ini tidak mungkin bisa mengakomodir seluruh kebutuhan warga Dapil Halbar dan Ternate. Dengan demikian, kita berharap program yang diusulkan nanti sifatnya mendasar dan urgent,” ungkap Iqbal Ruray.
Sebagai pihak yang mengetahui detail kondisi dan kebutuhan wilayahnya, Kades Todowongi Mancelina Lobi kemudian memaparkan apirasi dan program mendasar untuk ditindaklanjuti oleh DPRD dan Pemprov Maluku Utara. Diantaranya saluran air serta bangunan talud 500 meter penyangga banjir. “Yang paling urgen dan sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa dan masyarakat saat ini adalah pembangunan talud sepanjang 500 meter. Kalau hanya mengandalkan ADD itu tidak cukup pak ketua. Soalnya kalau musim hujan, areal di maksud dan sebagian pemukiman warga di landa banjir,” ujar Kades Perempuan dengan ekspresi santai penuh harap.
Selain bangunan talud, tokoh gereja juga berharap Ko Al mengakomodir keperluan pembangunan rumah pastori dan perlengkapan kebutuhan peresmiannya. Aspirasi Kades dan Warga Todowonge direspon positif Iqbal Ruray. Soal talud, Iqbal bakal berkoordinasi dengan dinas teknis terkait agar tuntutan warga ini segera ditindaklanjuti. Meski demikian Iqbal menyarankan pemerintah desa agar menungkan program itu kedalam proposal agar bentuk kebutuhannya diketahui dengan data. (lud/mtv).


















