TERNATE, maluttv.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Capaian Program 3 Juta Rumah tahun 2025 di Ballroom Hotel Batik, Kamis (11/12/2025). Kegiatan yang dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sukur Lila, tersebut berfokus pada evaluasi dan percepatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah.
Dalam kesempatan itu, Sukur Lila menjelaskan bahwa Provinsi Maluku Utara mendapat alokasi target sebanyak 674 unit rumah untuk tahun 2025. Program BSPS ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian layak melalui mekanisme swadaya dengan dukungan stimulan dari pemerintah.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi I, Ir. H. Hujurat, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa progres pelaksanaan BSPS di Malut berjalan baik dan sudah berlangsung di lapangan. Ia menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada akhir 2025.
“Semua kegiatan di lapangan sudah berjalan, dan kita harapkan selesai di akhir tahun. Ke depan, program ini tetap diarahkan pada masyarakat yang memiliki kemampuan swadaya. Dengan stimulan yang diberikan sebesar Rp.20 juta, skema di Maluku Utara ini bervariasi menyesuaikan kondisi daerah,” jelasnya.
Hujurat menambahkan, khusus wilayah Maluku Utara dan Papua, pemerintah memberikan penambahan nilai bantuan karena faktor geografis yang kepulauan dan mempengaruhi biaya pembangunan.
“Untuk dua wilayah itu, bantuan ditingkatkan menjadi Rp.25 juta hingga Rp.40 juta,” ujarnya.
Sementara untuk dua kota, Ternate dan Tidore, nilai stimulan yang diberikan bagi penerima bantuan ditetapkan sebesar Rp.25 juta per unit.
Program BSPS ini diharapkan terus mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus mengurangi angka rumah tidak layak huni di Maluku Utara sebagai bagian dari target nasional 3 juta rumah. (Vita)


















