TERNATE, maluttv.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara (KPwBI Malut) kembali menggelar ajang tahunan Malut Halal Fair 2026 yang dipusatkan di Gedung Dhuafa Center Ternate, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Maluku Utara.
Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini merupakan pengembangan dari program sebelumnya, termasuk Serambi, yang telah berjalan pada tahun lalu.
Rangkaian kegiatan meliputi pameran produk halal UMKM, business matching antara pelaku usaha dan pembeli potensial, edukasi literasi keuangan syariah, hingga layanan penukaran uang bagi masyarakat.
Menurut Handi, secara nasional kinerja ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan tren yang positif. Sektor Halal Value Chain (HVC) tercatat tumbuh sebesar 6,2 persen. Sementara itu, sektor pariwisata ramah muslim dan fesyen muslim juga mencatat pertumbuhan sebesar 3,51 persen.
“Melalui Malut Halal Fair ini, kami berharap dapat menjadi katalisator dalam memperluas pasar produk halal Maluku Utara serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Handi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan turut dihadiri Wakil Gubernur Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi hari, dengan berbagai stan UMKM halal yang menawarkan produk unggulan lokal, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga memperkuat jejaring bisnis dan literasi ekonomi syariah di Maluku Utara. (Vita/mtv)

















