TERNATE, maluttv.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan Forum Kepala Daerah se-Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Ternate, Rabu (17/12/2025).
Forum tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dan dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Maluku Utara. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Forum Kepala Daerah ini menjadi wadah koordinasi dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah menjelang akhir tahun 2025. Berbagai capaian kinerja, tantangan, serta catatan perbaikan dibahas secara komprehensif sebagai bahan evaluasi bersama untuk peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan ke depan.
Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Sarmin S. Adam, bertindak sebagai moderator. Secara umum, forum berlangsung tertib dan lancar, meskipun terdapat sejumlah catatan dan masukan yang dihimpun dari hasil rapat koordinasi untuk ditindaklanjuti oleh masing-masing daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Sherly Tjoanda mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada kuartal III tahun 2025 mencapai 39,1 persen. Angka tersebut dinilai jauh melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Capaian tersebut, menurut Sherly, ditopang oleh kontribusi signifikan sejumlah kabupaten, dengan tiga daerah mencatat pertumbuhan ekonomi pada kisaran 50 hingga 70 persen. Kabupaten Halmahera Tengah bahkan mendapat apresiasi nasional sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi sekaligus berhasil menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit.
Namun demikian, Sherly menekankan bahwa, capaian ekonomi perlu dibaca secara utuh dan berimbang. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diiringi dengan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain membahas capaian ekonomi, Gubernur Sherly juga memberikan apresiasi kepada beberapa kabupaten/kota serta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara atas kinerja Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) tahun 2025. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara kolaboratif.
“Walaupun masih banyak PR yang harus kita benahi bersama, capaian ini patut diapresiasi dan menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” pungkas Sherly. (Vita)


















