Berita  

BI Malut Siapkan Rp. 3,7 Triliun Uang Layak Edar, Layanan Penukaran Dibuka di 70 Titik

Foto : Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara bersama perbankan memperkuat layanan penukaran uang Rupiah guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

TERNATE,maluttv.com – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara bersama perbankan memperkuat layanan penukaran uang Rupiah guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Penguatan layanan tersebut dikemas dalam rangkaian program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026. Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp.185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp.177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.

Khusus di Provinsi Maluku Utara, kebutuhan uang Rupiah pada 2026 diprakirakan mencapai Rp.3,7 triliun atau meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp.3,3 triliun. Sementara itu, kebutuhan uang selama periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini diperkirakan mencapai Rp.933 miliar, naik sekitar 25 persen.

Peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran.

Untuk meningkatkan kenyamanan dan memastikan layanan penukaran yang lebih adil serta merata, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses pada laman pintar.bi.go.id. Pembukaan kuota penukaran dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 14 Februari 2026 dan tahap kedua pada 27 Februari 2026 pukul 10.00 WIT.

Layanan penukaran uang tersedia di 70 titik yang tersebar melalui berbagai kanal, seperti kas keliling, kantor bank umum, serta layanan terpadu. Untuk tahap pertama, layanan dimulai pada 20 Februari 2026 di delapan bank yang beroperasi di Kota Ternate.

Selain itu, layanan terpadu di lokasi strategis pusat aktivitas masyarakat akan digelar pada 3 hingga 6 Maret 2026 di Dhuafa Center Kota Ternate.

Melalui momentum SERAMBI 2026, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk semakin cermat mengenali ciri keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Masyarakat juga diimbau merawat Rupiah dengan prinsip 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran transaksi ekonomi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri serta memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam kondisi layak edar di Maluku Utara. (Vita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *