TERNATE, maluttv.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mulai meningkatkan ritme kerja usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejumlah agenda penting langsung menjadi fokus, mulai dari optimalisasi pelayanan publik, pembenahan fasilitas umum, hingga kesiapan menghadapi audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal tersebut, dibahas dalam rapat pimpinan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman bersama Wakil Wali Kota Jasri Usman dan dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (30/3/2026).
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan Wali Kota telah menginstruksikan seluruh OPD untuk segera mengaktifkan kembali pelayanan publik secara normal setelah adanya penyesuaian jam kerja selama bulan Ramadan.
“Pak Wali meminta seluruh OPD kembali melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Pelayanan yang sempat menyesuaikan selama Ramadan kini harus kembali berjalan optimal karena waktu operasional sudah kembali normal,” ujar Rizal usai rapat.
Selain pelayanan publik, Pemkot Ternate juga memberi perhatian pada kondisi sejumlah fasilitas umum yang mulai mengalami kerusakan di beberapa titik kota.
Rizal menjelaskan, pemerintah akan melakukan pembenahan secara bertahap agar kenyamanan dan estetika kota tetap terjaga.
“Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas pembenahan antara lain lubang di ujung Taman Nukila, lampu penerangan jalan, serta lampu-lampu dekoratif dan pendukung lainnya di ruang publik,” katanya.
Di sisi lain, Pemkot Ternate juga tengah bersiap menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada BPK Perwakilan Maluku Utara.
Penyerahan laporan tersebut, dijadwalkan berlangsung pada Selasa (31/3/2026) pukul 14.00 WIT.
Rizal menegaskan setelah penyerahan dokumen tersebut, tim pemeriksa BPK akan segera melakukan audit terperinci terhadap laporan keuangan daerah.
“Insya Allah besok siang Pak Wali dan Pak Wakil akan menyerahkan LKPD. Artinya pimpinan OPD harus siap, karena beberapa hari ke depan tim pemeriksa BPK akan mulai melakukan pemeriksaan lebih detail,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada administrasi pemerintahan, Pemkot Ternate juga sedang mematangkan agenda promosi daerah bertajuk “Ternate Tidore” yang akan digelar di Hotel Borobudur Jakarta selama tiga bulan ke depan.
Program ini bertujuan memperkenalkan potensi wisata serta kuliner khas Ternate dan Tidore kepada masyarakat nasional.
Sementara itu, kabar baik datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Ternate. Rizal memastikan bahwa pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) akan mulai disalurkan 1 April 2026 melalui Bank BPRS secara bertahap.
“Kami pastikan gaji dan THR ASN mulai disalurkan pada 1 April melalui Bank BPRS dan dilakukan secara bertahap,” tutup Rizal. (Vita)
















