TERNATE, maluttv.com – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin Abdul Kadir, M.Si, secara resmi membuka kegiatan Coaching Clinic dan Workshop SITPAKD (Sistem Informasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kegiatan ini berlangsung di Bela Hotel Ternate, Kamis (5/2/2026).
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah tidak hanya pada perluasan akses layanan keuangan, tetapi juga pada peningkatan literasi serta perlindungan konsumen. Menurutnya, inklusi keuangan harus menyasar kelompok masyarakat yang selama ini masih rentan dan kurang terlayani.
“Prioritas diberikan kepada kelompok rentan, termasuk pelaku UMKM, pekerja sektor informal, perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas,” ujar Samsuddin.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, OJK, Bank Indonesia, dan industri perbankan. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk menciptakan sistem inklusi keuangan yang aman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkeadilan.
“Sinergi ini menjadi kunci untuk memastikan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Maluku Utara, Adi Surahman, menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan pertemuan kedua setelah agenda serupa yang digelar pada Desember 2025 lalu. Ia berharap coaching clinic dan workshop ini dapat semakin memperkuat literasi dan akses keuangan masyarakat Maluku Utara.
“OJK terus berkomitmen mendukung program pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam meningkatkan literasi dan akses keuangan masyarakat,” ungkap Adi.
Ia menambahkan, OJK Provinsi Maluku Utara juga telah melakukan audiensi dengan sejumlah pemerintah kabupaten/kota guna membahas program kerja serta memperkuat sinergi antara OJK dan pemerintah daerah.
Selain sesi coaching clinic, kegiatan ini juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber yang berkompeten di bidang keuangan dan ekonomi. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog akademik dan publik yang mempertemukan cendekiawan, tokoh adat, akademisi, serta masyarakat luas.
Adapun Program Kerja SIPTAKD Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 meliputi sejumlah agenda strategis, di antaranya gerakan Maluku Utara Menabung, peningkatan literasi informasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa, serta pemberdayaan masyarakat kecil di wilayah perkotaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Sekretaris Daerah se-Maluku Utara, perwakilan BUMD, serta sejumlah undangan lainnya. (Vita)


















