TERNATE, maluttv.com– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI/BP3MI) Sulawesi Utara, menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Jumat (23/ 8/ 2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Ballroom Hotel Jati Kota Ternate itu, mendapat antusiasme tinggi dengan diikuti kurang lebih 600 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMK, mahasiswa Universitas Khairun, Kampus Wijaya Kusuma, Poltekkes Ternate, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Sri Haryati Hatari, mewakili Gubernur Malut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BP2MI Sulut yang turut menggagas kegiatan ini.
“Pemerintah sangat mendukung program ini. Kebutuhan tenaga kerja di luar negeri cukup besar, namun calon pekerja migran harus memenuhi persyaratan dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan,” ujar Sri Haryati.
Ia juga menambahkan, untuk mempermudah akses informasi bagi calon PMI, pemerintah akan menyiapkan pos layanan informasi yang berada di bawah BP2MI. Saat ini, pos tersebut sementara berkantor di samping kantor Disnaker Kota Ternate.
Harapannya, sosialisasi ini dapat membantu menekan angka pengangguran sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran asal Maluku Utara yang akan bekerja di luar negeri.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polisiri, menegaskan bahwa, pihaknya terus berupaya menghadirkan program ketenagakerjaan yang berkelanjutan.
“Fokus kami adalah meningkatkan produktivitas kerja, baik melalui pelatihan maupun penempatan tenaga kerja di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi itu, sekaligus menjadi momentum penting untuk membuka wawasan generasi muda Malut tentang peluang kerja internasional, sekaligus menekankan pentingnya perlindungan bagi para pekerja migran. (Vita/mtv)


















